
SWARAREPuBLIKA.com, Balikpapan akan menjadi tuan rumah acara prestisius "Balikpapan Health Conference and Expo 2024", yang direncanakan berlangsung pada tanggal 9-12 Mei 2024. Dalam upaya mewujudkan transformasi kesehatan untuk Indonesia maju, Pemerintah Kota Balikpapan, melalui Dinas Kesehatan Kota (DKK), telah menetapkan tema acara ini sebagai "Mewujudkan Transformasi Kesehatan Untuk Indonesia Maju".
Sebagai Pintu Gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN), Balikpapan bertekad untuk mempercepat transformasi sistem kesehatan. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah melalui penyelenggaraan "Balikpapan Health Conference & Expo 2024".
Acara ini bertujuan untuk menjadi forum diskusi tentang isu-isu dan inovasi terkini di berbagai bidang kesehatan, termasuk pelayanan kesehatan, kesehatan masyarakat, pencegahan penyakit, sumber daya kesehatan, dan teknologi kesehatan. Dalam acara ini, diharapkan akan dihadirkan narasumber dan pakar dari dalam dan luar negeri yang ahli di bidangnya masing-masing. Hal ini diharapkan akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan para profesional kesehatan di seluruh Indonesia.
Ketua Panitia, Andi Sri Juliarty, menjelaskan bahwa acara ini merupakan hasil arahan langsung dari Wali Kota Balikpapan, yang ingin melihat adanya kegiatan nasional, baik dalam bentuk ekspo maupun kegiatan ilmiah setiap tahunnya. Dalam penyelenggaraan tahun ini, tanggung jawabnya diserahkan kepada DKK Balikpapan dengan dukungan dari DKK di seluruh Indonesia.
Acara ini juga bertujuan untuk mendorong kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dunia usaha, organisasi profesi, akademisi, dan masyarakat dalam rangka melakukan transformasi pada 6 pilar kesehatan. Selain itu, acara ini akan menjadi platform untuk menyampaikan informasi, edukasi, dan promosi kesehatan kepada masyarakat serta memfasilitasi kolaborasi antar instansi, organisasi profesi, dan mitra pendukung kesehatan. Dengan menghadirkan nara sumber terkemuka seperti dr. Lula Kamal dan dr. H. Boyke Dian Nugraha, diharapkan bahwa acara ini akan menjadi salah satu even terbesar tahun ini.
Selain itu, melalui sektor ekspo, acara ini juga bertujuan untuk meningkatkan transaksi pembelian alat kesehatan, terutama produk-produk dalam negeri. Meskipun biaya penyelenggaraan mencapai Rp 2 miliar, dengan melibatkan sekitar 130 anggota panitia dari berbagai OPD dan instansi terkait lainnya, termasuk Diskominfo, Bappeda, DKUMKMP, Dispora, dan DP3AKB, DKK Balikpapan berharap akan adanya partisipasi yang luas dan antusias dari masyarakat serta pihak terkait lainnya. Semoga acara ini akan menjadi ajang yang sukses dan bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat.